Sunday, September 11, 2011

PDIP Pertanyakan Kinerja Aparat Keamanan atas Kerusuhan Ambon

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia
(PDI) Perjuangan mempertanyakan kinerja Badan Intelijen Negara, Polri
dan Tentara Nasional atas kerusuhan di Kota Ambon, Maluku. 
"Kenapa sampai kecolongan lagi dan selalu aparat kecolongan terlambat
antisipasi setiap gelagat yang ada," kata Sekretaris Jenderal PDI
Perjuangan Tjahjo Kumolo kepada Metrotvnews.com, Senin
(12/9).

Menurut Tjahjo, Polri dan Pemerintah Provinsi Maluku
juga membuat pernyataan resmi terpadu bagaimana sebenarnya kericuhan
tersebut bisa terjadi, berapa korbannya dan apa saja yang rusak. "Agar
berita tidak simpang siur berkembang yang tidak jelas,"kata
dia.

Apalagi data yang diterima via pesan singkat dikatakan,
Desa Waringin, habis terbakar, Desa Ponorogo juga terbakar. "Masjid
Al-Fatah sudah mulai takbir, korban meninggal yang ada di RS Al-Fatah,
7 orang luka-luka, ada yang bilang 18 orang ada pula yang mengatakan
60 orang luka-luka," ujarnya bingung.

Atas kejadian ini,
anggota Komisi I DPR ini juga mengeluhkan, penanganan pascakonflik
tidak ada jalan keluarnya sehingga kembali terjadi.

Dikabarkan
Ambon kembali memanas karena bentrokan dua kelompok massa. Warga yang
bermukim di wilayah perbatasan Islam dan Kristen panik dan mengungsi
ke masjid-masjid untuk mencari perlindungan.(Andhini)

space shuttle|casey anthony released from jail|john wiley price|rod blagojevich|elizabeth smart

No comments:

Post a Comment