Sunday, March 27, 2011

Demi Masa Depan, Barca Pagari Pemain Pilar

Barcelona - Barcelona sukses memagari para pemain pilar-nya dengan
kontrak yang memiliki durasi panjang. Langkah ini diambil klub Catalan
tersebut demi kesuksesan klub di masa depan.

Dalam sepakbola
dikenal ungkapan "don't change the winning team". Boleh jadi karena
itu lah Barcelona tidak ingin kehilangan personel yang dalam kurun
waktu dua hingga tiga tahun belakangan ini menjadi bagian dari kisah
sukses The Catalans. Langkah yang diambil tim berseragam utama
biru-merah itu adalah mengikat para pemainnya dengan kontrak anyar.


"Kesuksesan, gaya permainan yang fantastis, dan juga kualitas
diri pemain yang dimiliki skuad ini telah membuat klub berusaha
memastikan bahwa para pemain terikat kontrak jangka panjang di Nou
Camp," demikian tulis Barca di situs resminya.

"Ketika segala
hal berlangsung dengan baik, maka penting untuk segera memastikan
bahwa mereka tetap bersama tim. Hal ini menjadi perhatian besar klub
dan klub berniat untuk memastikan bahwa tim ini masih tetap utuh untuk
beberapa musim ke depan."

Perpanjangan kontrak teraktual
dilakukan Daniel Alves yang meneken deal hingga 2015. Selain bek asal
Brasil itu, pemain lain yang dikontrak dengan durasi yang sama adalah
Andres Iniesta, Gerard Pique, Pedro Rodriguez, Bojan Krkic, Sergio
Busquets, dan Ibrahim Afellay. Sedangkan maskot Azulgrana Lionel Messi
memiliki masa tugas hingga 2016.

Sementara itu Carles Puyol dan
Maxwell kontraknya berakhir tahun 2013. Adapun Xavi Hernandez, David
Villa, Seydou Keita, dan Adriano berkomitmen hingga 2014.
"Pemain-pemain tersebut memiliki klausa perpanjangan kontrak antara
satu hingga dua musim," jelas klub yang juga berjuluk Blaugrana itu.


Masih ada dua pemain yang belum menandatangani kesepakatan
baru yakni penjaga gawang cadangan Pinto (kontrak berakhir tahun ini)
dan juga Eric Abidal (tahun 2012). Untuk nama terakhir masa depannya
belum dipastikan karena masih menunggu kesembuhannya usai operasi
tumor pada liver.

Di balik semua pemain pilar tersebut, tentu
saja tidak bisa dilupakan jasa entrenador Josep Guardiola. Namun
begitu sang arsitek tampaknya kurang berminat untuk menandantangani
kontrak jangka panjang dan memilih untuk memperbarui masa tugas setiap
musim.

"Tidak hanya pemain yang direncanakan tetap berada di
klub ini untuk beberapa musim ke depan. Bos tim Pep Guardiola juga
selalu mendesak perbaruan kontrak untuk satu musim berikutnya. Dia
sudah berkomitmen kepada klub untuk musim 2011/2012," demikian Barca.

Foto: Dani Alves usai menandatangani kontrak baru bersama
Barcelona (23/3/2011). Dengan kontrak anyar tersebut maka Alves bakal
membela Barca hingga tahun 2015 (Reuters)
(dtc/nar)

Source:Kompas.com

Demi Masa Depan, Barca Pagari Pemain Pilar

Barcelona - Barcelona sukses memagari para pemain pilar-nya dengan
kontrak yang memiliki durasi panjang. Langkah ini diambil klub Catalan
tersebut demi kesuksesan klub di masa depan.

Dalam sepakbola
dikenal ungkapan "don't change the winning team". Boleh jadi karena
itu lah Barcelona tidak ingin kehilangan personel yang dalam kurun
waktu dua hingga tiga tahun belakangan ini menjadi bagian dari kisah
sukses The Catalans. Langkah yang diambil tim berseragam utama
biru-merah itu adalah mengikat para pemainnya dengan kontrak anyar.


"Kesuksesan, gaya permainan yang fantastis, dan juga kualitas
diri pemain yang dimiliki skuad ini telah membuat klub berusaha
memastikan bahwa para pemain terikat kontrak jangka panjang di Nou
Camp," demikian tulis Barca di situs resminya.

"Ketika segala
hal berlangsung dengan baik, maka penting untuk segera memastikan
bahwa mereka tetap bersama tim. Hal ini menjadi perhatian besar klub
dan klub berniat untuk memastikan bahwa tim ini masih tetap utuh untuk
beberapa musim ke depan."

Perpanjangan kontrak teraktual
dilakukan Daniel Alves yang meneken deal hingga 2015. Selain bek asal
Brasil itu, pemain lain yang dikontrak dengan durasi yang sama adalah
Andres Iniesta, Gerard Pique, Pedro Rodriguez, Bojan Krkic, Sergio
Busquets, dan Ibrahim Afellay. Sedangkan maskot Azulgrana Lionel Messi
memiliki masa tugas hingga 2016.

Sementara itu Carles Puyol dan
Maxwell kontraknya berakhir tahun 2013. Adapun Xavi Hernandez, David
Villa, Seydou Keita, dan Adriano berkomitmen hingga 2014.
"Pemain-pemain tersebut memiliki klausa perpanjangan kontrak antara
satu hingga dua musim," jelas klub yang juga berjuluk Blaugrana itu.


Masih ada dua pemain yang belum menandatangani kesepakatan
baru yakni penjaga gawang cadangan Pinto (kontrak berakhir tahun ini)
dan juga Eric Abidal (tahun 2012). Untuk nama terakhir masa depannya
belum dipastikan karena masih menunggu kesembuhannya usai operasi
tumor pada liver.

Di balik semua pemain pilar tersebut, tentu
saja tidak bisa dilupakan jasa entrenador Josep Guardiola. Namun
begitu sang arsitek tampaknya kurang berminat untuk menandantangani
kontrak jangka panjang dan memilih untuk memperbarui masa tugas setiap
musim.

"Tidak hanya pemain yang direncanakan tetap berada di
klub ini untuk beberapa musim ke depan. Bos tim Pep Guardiola juga
selalu mendesak perbaruan kontrak untuk satu musim berikutnya. Dia
sudah berkomitmen kepada klub untuk musim 2011/2012," demikian Barca.

Foto: Dani Alves usai menandatangani kontrak baru bersama
Barcelona (23/3/2011). Dengan kontrak anyar tersebut maka Alves bakal
membela Barca hingga tahun 2015 (Reuters)
(dtc/nar)

Source:Kompas.com

Wenger Senang dengan International Break

London - Pekan ini liga-liga di Eropa tengah libur dengan adanya
jadwal laga-laga internasional. Bagi Arsene Wenger, international
break seperti ini bisa mendatangkan keuntungan tersendiri bagi
timnya.

Wenger bukanlah orang pertama yang mensyukuri adanya
laga internasional pekan ini. Sir Alex Ferguson sudah lebih dulu
menyuarakan rasa senangnya. Manajer Manchester United itu menyebut, ia
kini punya jeda waktu untuk menanti pemain-pemainnya pulih dari
cedera, sementara yang lainnya bisa beristirahat setelah rentetan
pekan yang melelahkan.

The Professor memang punya pendapat yang
senada dengan Fergie. Namun, ia juga menambahkan bahwa international
breaki bisa menyegarkan mental para pemainnya yang berlaga bersama tim
nasional negaranya masing-masing. Fokus mereka bisa sedikit teralih
dari persaingan di Premier League.

"Mungkin ini akan membantu
para pemain untuk mendapatkan jeda fisik setelah tiga pekan yang
sangat, benar-benar melelahkan," ujarnya di ESPN Star.

"Mungkin
tak buruk bagi para pemain untuk fokus untuk sesuatu yang beda dan
kembali dalam keadaan yang lebih segar," lanjut
Wenger.

Sementara itu, kembali ke persaingan Premier League,
Wenger masih menolak untuk mencoret Chelsea dari perburuan gelar.
Namun, ia tetap punya keyakinan bahwa Liga Primer musim ini tetap
sulit untuk diprediksi.

"Mereka (Chelsea) masih berada dalam
perlombaan. Mereka butuh menang di Manchester--tapi ini semua sangat
sulit untuk diprediksi," ucapnya singkat.
(dtc/roz)

Source:Kompas.com

Heynckes Resmi Suksesor Van Gaal

Munich - Jupp Heynckes resmi ditunjuk Bayern Munich sebagai pelatih
barunya untuk musim depan. Pelatih berusia 65 tahun ini dikontrak
selama dua tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya pelatih Bayern
saat ini Louis Van Gaal dipastikan akan meninggalkan Allianz Arena
pada akhir musim.

Beberapa hari lalu Die Roten telah
mengindikasikan memilih Heynckes sebagai suksesor Van Gaal. Pria yang
kini masih berstatus sebagai pelatih Bayer Leverkusen itu juga diklaim
tertarik membesut Bayern.

"Kami sangat senang untuk menjalin
kesepakatan kontrak selama dua tahun," ujar Presiden Bayern Karl-Heinz
Rummeniegge dikutip AFP.

"Sayakin bahwa kerja sama kami dengan
Jupp Heynckes akan sukses," imbuhnya.

Heynckes bukan sosok
asing lagi buat publik The Bavarians. Ia pernah membesut Bayern pada
1987-1991 dan meraih dua titel Bundesliga dan kembali lagi pada 2009
sebagai pelatih sementara.

Karir Heynckes juga cukup sukses
saat membesut Real Madrid pada 1997-98. Mantan pemain internasional
Jerman Barat itu mengantarkan El Real juara Liga Champions dan Copa
del Rey.
(dtc/rin)

Source:Kompas.com

LFP Putuskan Mogok, La Liga Terancam Molor

Madrid - Kompetisi lanjutan La Liga yang digelar pada tanggal 2 dan 3
April mendatang dipastikan batal usai LFP mewujudkan ultimatum yang
mereka ajukan yakni yakni mogok. Sebagai konsekuensnya, kompetisi La
Liga pun terancam molor hingga bulan Juni.

Seperti diberitakan
sebelumnya, tuntutan mogok yang diusung LFP ini didasari pada
keinginan agar peraturan yang mewajibkan setidaknya satu laga di
setiap pekan disiarkan secara gratis di televisi, dicabut.


Diberitakan BBC Kamis (24/3/2011) pagi WIB, LFP serius dengan
rencananya. Badan yang menaungi klub di divisi satu dan dua Spanyol
itu menilai bahwa pembicaraan dengan pemerintah terkait masalah ini
tidak menemui kemajuan.

"Dewan LFP telah diberi tahu bahwa
tidak ada kemajuan dalam proses negosiasi dengan pemerintah, dewan
tertinggi olahraga, dan juga kelompok dari parlemen terkait keluhan
dengan sektor-sektor lain," demikian keterangan yang disampaikan LFP
di situs resminya.

"Itu sebabnya LFP memutuskan untuk
melaksanakan keputusan yang telah diambil pada rapat majelis umum pada
11 Februari, di mana kami setuju untuk menunda pertandingan yang
digelar pada 3 April hingga ada perubahan yang nyata dalam dialog."


Kondisi ini membuat jadwal kompetisi di Spanyol pun molor dan
diperkirakan baru berakhir tiga pekan dari jadwal semula. Untuk La
Liga, kompetisi yang sedianya tuntas pertengahan Mei mundur menjadi
pertengahan Juni.


Foto: Real Madrid vs Sporting Gijon,
salah satu pertandingan yang batal digelar akibat LFP merealisasikan
tuntutan mogok yang mereka ajukan untuk laga yang berlangsung pada 2
dan 3 April mendatang. (Getty Images)
(dtc/nar)

Source:Kompas.com

Mancini Takkan Jual Balotelli

Manchester - Akibat kerap bermasalah dan melakukan tindakan
indisipliner, Mario Balotelli pun diisukan bakal dijual oleh
Manchester City. Namun, Roberto Mancini terang-terangan membantah
kabar tersebut.

Masalah terakhir yang dibuat Balotelli adalah
tekel kasarnya pada Goran Popov pada laga melawan Dinamo Kiev di Liga
Europa. Tekel tersebut membuatnya dikartu merah, dan City memang
menang 1-0 hanya dengan 10 pemain, namun kemenangan itu tak cukup
untuk membawa mereka lolos ke babak perempatfinal.

The Citizens
butuh kemenangan lebih dari 1-0 untuk bisa mengungguli Kiev dalam
keseluruhan agregat. Hal tersebut gagal dicapai ketika mereka hanya
bermain dengan 10 orang sehingga wajar kalau mancini mengatakan bahwa
tindakan balotelli adalah sebuah kebodohan.

Lalu, muncullah
kabar itu. Balotelli akan segera dijual lantaran dirinya memang sulit
diatur. Bahkan ada juga kabar yang menyebutkan bahwa AC Milan siap
menampungnya.

Tapi bagi Mancini, sebengal-bengalnya Balotelli
dia tetaplah pemain bagus. Oleh karenanya tak ada alasan untuk menjual
pemain berdarah Ghana itu ke klub lain.

"Yang jadi masalah
adalah Rossoneri menginginkannya dan tersebut sudah ada persetujuan.
Inilah yang menghasilkan tensi dan kebingungan," jelas Mancini di Sky
Sports.

"Saya pribadi tak bermasalah dengan kabar itu. Tapi
City tak akan menjual pemain-pemain terbaik mereka."

Kalaupun
ada masalah dengan Balotelli, itu hanya soal cedera pada lututnya.
Tapi selebihnya, Mancini mengakui bahwa tak ada yang perlu
dikhawatirkan dari Balotelli.

"Mario kurang beruntung dengan
masalah di lututnya. Tapi, jika dia mau, dia berada dalam posisi bisa
mengubah dirinya dalam pertandingan. Namun, semua itu tergantung dari
dirinya sendiri," tuntas eks pelatih Inter Milan ini.
(dtc/roz)

Source:Kompas.com

Mancini Takkan Jual Balotelli

Manchester - Akibat kerap bermasalah dan melakukan tindakan
indisipliner, Mario Balotelli pun diisukan bakal dijual oleh
Manchester City. Namun, Roberto Mancini terang-terangan membantah
kabar tersebut.

Masalah terakhir yang dibuat Balotelli adalah
tekel kasarnya pada Goran Popov pada laga melawan Dinamo Kiev di Liga
Europa. Tekel tersebut membuatnya dikartu merah, dan City memang
menang 1-0 hanya dengan 10 pemain, namun kemenangan itu tak cukup
untuk membawa mereka lolos ke babak perempatfinal.

The Citizens
butuh kemenangan lebih dari 1-0 untuk bisa mengungguli Kiev dalam
keseluruhan agregat. Hal tersebut gagal dicapai ketika mereka hanya
bermain dengan 10 orang sehingga wajar kalau mancini mengatakan bahwa
tindakan balotelli adalah sebuah kebodohan.

Lalu, muncullah
kabar itu. Balotelli akan segera dijual lantaran dirinya memang sulit
diatur. Bahkan ada juga kabar yang menyebutkan bahwa AC Milan siap
menampungnya.

Tapi bagi Mancini, sebengal-bengalnya Balotelli
dia tetaplah pemain bagus. Oleh karenanya tak ada alasan untuk menjual
pemain berdarah Ghana itu ke klub lain.

"Yang jadi masalah
adalah Rossoneri menginginkannya dan tersebut sudah ada persetujuan.
Inilah yang menghasilkan tensi dan kebingungan," jelas Mancini di Sky
Sports.

"Saya pribadi tak bermasalah dengan kabar itu. Tapi
City tak akan menjual pemain-pemain terbaik mereka."

Kalaupun
ada masalah dengan Balotelli, itu hanya soal cedera pada lututnya.
Tapi selebihnya, Mancini mengakui bahwa tak ada yang perlu
dikhawatirkan dari Balotelli.

"Mario kurang beruntung dengan
masalah di lututnya. Tapi, jika dia mau, dia berada dalam posisi bisa
mengubah dirinya dalam pertandingan. Namun, semua itu tergantung dari
dirinya sendiri," tuntas eks pelatih Inter Milan ini.
(dtc/roz)

Source:Kompas.com