Wednesday, June 1, 2011

Klub Italia Masih Percaya Kepada Allenatore Muda

Roma - Di usia 41 tahun, Antonio Conte sudah melatih klub raksasa
Italia Juventus. Ini kian memperlihatkan kecenderungan klub-klub Seri
A dalam mendapuk pelatih berusia muda yang juga relatif minim
pengalaman.

Conte, yang juga mantan punggawa Juve, baru mulai
melatih lima tahun lalu saat menukangi Arezzo di Seri B setelah
setahun menjadi asisten di Siena.

Semenjak itu pelatih berusia
41 tahun tersebut sudah pernah dipecat dan juga mengundurkan diri,
mencicipi dua gelar juara Seri B serta baru melatih timnya di 13 laga
Seri A, sebagaimana disebutkan AFP.

Fakta bahwa klub-klub yang
pernah ia tangani bukanlah klub besar membuat Conte pun kini bak
berada di puncak dunia usai didapuk menukangi Bianconeri, salah satu
klub raksasa di kancah sepakbola.

Sulit membayangkan kondisi
serupa akan bisa hadir di kompetisi Inggris, misalnya, dengan seorang
manajer muda Inggris bermodal pengalaman minim menggantikan posisi
Carlo Ancelotti di Chelsea.

Akan tetapi, kecenderungan inilah
yang kini mencuat di Seri A Italia dalam beberapa tahun belakangan.


Dua tahun lalu Juve juga punya pengalaman serupa usai memecat
Claudio Ranieri dua laga sebelum berakhirnya musim 2008/09, dan
menggantikannya dengan Ciro Ferrara. Sempat menjadi asisten di timnas
Italia, Ferrara yang kini berusia 44 tahun saat itu belum punya
pengalaman apa-apa menjadi pelatih kepala, apalagi menukangi klub
besar.

Ketika Milan ditinggal Ancelotti pada musim panas 2009
lalu, Leonardo dijadikan pelatih baru. Pria Brasil berusia 41 tahun
itu sebelumnya berada di jajaran manajemen Rossoneri dan praktis tak
punya pengalaman berarti melatih.

Tahun ini, saat Ranieri
hijrah dari AS Roma di bulan Februari, klub ibukota tersebut menunjuk
Vincenzo Montella (36 tahun) yang sebelumnya melatih tim yunior Roma.
Lagi-lagi pelatih muda minim pengalaman.

Karir ketiganya di
klub masing-masing tidak berusia lama. Ferrara dilepas Juve kurang
dari semusim, Leonardo berpisah dengan Milan setelah semusim saja dan
Montella boleh jadi akan segera meninggalkan posisinya karena
prestasinya sebagai caretaker Roma tergolong biasa-biasa
saja.

Menilik rekam jejak tersebut, kenapa kecenderungan
mendapuk pelatih muda dengan pengalaman minim dalam melatih klub besar
masih tetap diadopsi di Seri A?

Salah satu alasannya mungkin
terkait harga dan pengharapan adanya kesuksesan besar. Tengok Milan,
misalnya. Dalam kategori pemain, Milan pernah merekrut Kaka dari
Brasil, yang namanya lantas melambung jadi pemain terbaik dunia
sebelum kemudian dilego dengan harga berlipat-lipat.

Milan juga
yang merekrut pelatih Massimiliano Allegri, seorang pria berusia 43
tahun yang pengalamannya dalam melatih klub Seri A hanyalah di
Cagliari saja. Tapi hanya butuh semusim untuk Allegri membawa Milan
merengkuh Scudetto.

Pengharapan itulah yang kini niscaya
kembali diusung Juve--meski pernah gagal saat mendapuk
Ferrara--bersama Conte, yang kini bergabung di dalam jajaran pelatih
muda Seri A yang relatif minim pengalaman menukangi klub
besar.
(dtc/krs)

Source:Kompas.com

'Ronaldo Bisa Seperti Gigss'

Madrid - Dengan usia di ambang 38 tahun, Ryan Giggs masih menjadi
andalan di Manchester United yang juga dibantunya menuju sukses. Hal
itu diyakini akan dapat ditiru Cristiano Ronaldo di Real
Madrid.

Ronaldo saat ini masih berusia 26 tahun. Ia baru saja
melewati musim di mana dirinya membuat rekor baru dalam perihal gol di
La Liga setelah membuat 40 gol musim ini.

Dengan catatan
tersebut maka si bintang Portugal pun telah membuat 86 gol dalam 89
penampilan untuk El Real semenjak bergabung dari Manchester United di
musim panas 2009.

Hal itu jelas luar biasa. Tetapi aksi Ronaldo
diyakini takkan berhenti sampai sini. Pelatih kebugaran Madrid Valter
Di Salvo percaya si pemain masih akan mampu memberikan banyak hal
untuk bertahun-tahun ke depan.

"Sulit mengatakan di mana
batasannya untuk Ronaldo karena ia tidak pernah menyerah. Saya pikir
ia akan terus bermain di level atas sampai usia 38-an tahun. Seperti
Giggs, ia adalah seorang profesional dan contoh untuk para rekannya,"
ujar Di Salvo kepada Marca yang dikutip ESPN Star.

Giggs yang
disebut Di Salvo musim ini akan genap berusia 38 tahun pada bulan
November depan. Meski tak lagi muda, pemain Wales itu tetap mampu
bersinar untuk MU yang musim ini diantarnya ke takhta juara Liga
Primer Inggris.

Ronaldo pun diyakini akan mampu terus
menghadirkan prestasi untuk 'Si Putih' di Madrid, tanpa terkendala
usia sebagaimana mantan rekannya di MU tersebut.

"Saya pikir
Madrid membelinya dengan murah karena ia akan terus bermain di level
tertinggi untuk tahunan ke depan dan ia akan memberikan banyak hal
untuk Madrid."

"Saya kenal benar dengan Ronaldo. Ia adalah
pekerja keras. Ia tidak hanya mengurusi dietnya, ia juga mengurus
semuanya. Ia suka mengukur apapun yang dimakannya, apapun yang
diminumnya dan selalu beristirahat dengan cukup,"
paparnya.
(dtc/krs)

Source:Kompas.com

Puyol Segera Naik Meja Operasi

Barcelona  - Demi menyembuhkan cedera lututnya, Carles Puyol
segera naik meja operasi. Ia pun diperkirakan bakal absen pada laga
yang bakal dilakoni timnas Spanyol.

Operasi tersebut akan
dilakukan pada lutut kiri Puyol, yang memang sudah bermasalah sejak
paruh kedua musim ini. Cedera lutut kiri itulah yang kemudian
membuatnya sering absen membela Barcelona.

Kendati demikian,
bek berusia 33 tahun itu sempat tampil sebentar pada final Liga
Champions akhir pekan lalu. Puyol tak dimasukkan ke dalam starting XI,
dan baru dimainkan pada menit 88 untuk menggantikan Dani
Alves.

Rencananya, operasi tersebut akan berlangsung pada hari
Rabu (1/6/2011) waktu setempat.

Pihak klub akan memberikan
resmi kepada media melalui dokter Ricard Pruna dan Ramon Cugat setelah
operasi berlangsung, demikian pernyataan yang diberikan Barcelona
melalui situs resminya.

Imbas dari operasi tersebut adalah
Puyol harus beristirahat selama beberapa waktu. Ia pun tak bisa
memperkuat timnas Spanyol dalam laga melawan Amerika Serikat dan
Venezuela bulan depan.
(dtc/roz)

Source:Kompas.com

Robinho: Bayangkan Neymar Main Bersama Messi & Villa!

Milan - Neymar belakangan sering dihubungkan dengan klub Liga Primer
Inggris Chelsea. Tapi Robinho yang pernah mencicipi kompetisi itu
menilai kompatriotnya tersebut akan lebih oke jika pindah ke
Barcelona.

Musim panas lalu Chelsea cukup gencar mendekati
Neymar. Pada akhirnya tidak ada kesepakatan yang rampung karena si
pemain Brasil memilih untuk tetap berlaga di negaranya.

Musim
panas ini rumor kembali terpercik setelah si pemain merasa sudah
saatnya menimba pengalaman di luar negeri. Hal itu memancing kembali
munculnya hasrat Chelsea terhadap pemain berusia 19 tahun
tersebut.

Akan tetapi, Robinho yang juga pernah merasakan
kompetisi di Inggris bersama Manchester City menilai kalau Neymar akan
lebih pas bermain di tanah Italia atau Spanyol. Saran serupa ia
lontarkan untuk Paulo Henrique Ganso yang merupakan rekan setim Neymar
di Santos.

"Saya pikir keduanya siap meninggalkan Brasil karena
mereka ada di level yang berbeda. Mereka punya kualitas impresif. Ini
mengenai bergabung dengan tim yang tepat, tim yang menghargai kualitas
mereka," ujar Robinho di Daily Mail.

"Dengan karakteristik
Neymar dan Ganso, saya pikir mereka akan bersinar di Spanyol dan
Italia. Bayangkan Neymar bermain untuk Barcelona, dengan Lionel Messi
dan David Villa. Oh Tuhan!" imbuhnya.

Apapun pilihan Neymar dan
Ganso, Robinho hanya mewanti-wanti agar keduanya menentukan pilihan
dengan tepat agar bisa terus berkembang sebagai seorang pemain
sepakbola.

"Agar bisa terus berkembang mereka harus memilih
dengan baik karena mereka mungkin harus mengubah cara bermainnya,"
lugasnya.
(dtc/krs)

Source:Kompas.com

Messi Sudah Lebih Baik dari Pele, Maradona dan Cruyff

Jakarta - Siapa pesepakbola terbaik sepanjang masa? Ada argumen untuk
masing-masing nama besar yang pernah dicatat sejarah. Tapi jika
melihat sukses yang diraih dalam usia belia, Lionel Messi ada di
posisi terdepan.

Menyusul keberhasilan mengantar Barcelona
memenangi Liga Champions, Messi kini total sudah mengumpulkan 15 titel
juara di level klub, plus dua lainnya dalam seragam Argentina. Jumlah
tersebut berhasil dia raih saat usianya baru 23 tahun.

Dengan
torehan tersebut, Messi berhasil mengungguli beberapa legenda
sepakbola dunia. Mulai dari Pele, Alfredo di Stefano, Johan Cruyff
sampai Diego Maradona tak ada yang punya karir begitu gemilang sebelum
usia mereka sampai angka 24.

Dikutip dari Marca, cuma Pele yang
punya raihan paling dekat dengan Messi. Saat masih berusia 23 tahun
pesepakbola asal Brasil itu sudah berhasil mengumpulkan 13 titel
juara.

Trofi yang berhasil diraih Pele tersebut adalah Santos
Campeonato Paulista (4), Turnamen Rio-Sao Paulo (2), Brazilian
Championships (3), Copa Libertadores (2) serta Piala Intercontinental.
Sebelum berusia 23 tahun, pesepakbola kelahiran 1940 itu juga telah
merengkuh dua titel Piala Dunia (Swedia 1958 dan Chile 1962).


Legenda Real Madrid yang pernah membela tiga negara berbeda
(Argentina, Kolumbia dan Spanyol), Alfredo di Stefano, juga kalah
mentereng dibanding Messi. Saat masih berusia 23 tahun, pria yang kini
jadi presiden kehormatan Real Madrid itu cuma mengumpulkan tiga titel:
dua gelar bersama River Plate dan satu dengan Millonarios (Liga
Kolumbia).

Bapak sepakbola menyerang Belanda dan Barcelona,
Johan Cruyff, bahkan jauh tertinggal dari Messi dalam hal jumlah gelar
sebelum berusia 24 tahun. Bersama Ajax Amsterdam dia cuma memenangi
empat titel hingga umurnya 23 tahun.

Messi kini juga bisa
mengklaim pemain terbaik sepanjang sejarah Argentina karena Diego
Maradona juga tak mengumpulkan gelar sebanyak dirinya. Sebelum berusia
24 tahun tercatat cuma lima titel dimenangan 'Si Tangan Tuhan' yakni
Liga Argentina, Copa Del Rey, Liga Spanyol, Super Copa Spanyol dan
Piala Dunia U-20.

Trofi Lionel Messi

Barcelona
La
Liga (5): 2004–05, 2005–06, 2008–09, 2009–10, 2010–11
Copa del Rey:
2008–09
Super Copa Spanyol (4): 2005, 2006, 2009, 2010
Liga
Champions (3): 2005–06, 2008–09, 2010–11
Piala Super Eropa:
2009
Piala Dunia Antarklub: 2009

Argentina
Piala Dunia
U-20: 2005
Medali Emas Olimpiade: 2008
(dtc/din)

Source:Kompas.com

Wenger: Soal Cesc, Barca Masih Adem Ayem

London - Setelah gagal di musim sebelumnya, Barcelona diyakini mencoba
lagi untuk menggaet Cesc Fabregas di musim panas kali ini. Tapi hingga
kini Barca diklaim belum menunjukkan minatnya itu.

Sebelumnya
Barca telah menawarkan uang senilai 35 juta poundsterling (Rp 430
miliar). Penawaran itu ditolak seraya Arsenal mematok harga selangit
untuk memagari skipper-nya tersebut.

Usai ditolak, El Barca
tetap tidak akan membobol bank demi Cesc. Sejak itu, belum ada
pendekatan yang nyata dari klub Catalan tersebut.

Tak hanya
Barca, beberapa klub top juga turut memburu pemuda tampan asal Spanyol
ini. Termasuk rival abadinya Real Madrid dan belakangan klub super
kaya Manchester City yang menyatakan tertarik.

Arsene Wenger
mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada ketertarikan Barcelona
kepada Cesc. Namun jika nanti ada pun, ditegaskan Wenger kalau Cesc
akan dipertahankan.

"Ada ketertarikan dari Barcelona pada tahun
lalu yang tidak bisa saya sembunyikan," tutur pelatih Arsenal itu di
The Sun.

"Tahun ini belum ada ketertarikan dari mereka. Harapan
nomor satu saya adalah mempertahankan Fabregas - buat saya dia adalah
pemain tengah terbaik di dunia dan kami membangun tim ini bersama
dia."

Menyangkut permasalahan tim, Wenger membidik seorang
striker, gelandang bertahan dan memperbaiki jantung pertahanan. Untuk
itu dia akan terbang ke Amerika Selatan guna melihat sejumlah pemain
di sana.

"Saya akan memonitor para pemain di Amerika Selatan
setelah itu saya akan kembali."

"Ya, karena kami mengalahkan
Manchester United, Chelsea tapi kami membuang angka ketika berlaga di
tipikal Inggris. Anda melambungkan bola tinggi-tinggi dan terjebak.
Itu saat kami banyak kehilangan poin," demikian Wenger.
(dtc/rin)

Source:Kompas.com

Villarreal Tak Pernah Ingin Menjual Rossi

Villarreal - Barcelona diklaim sudah mengadakan pembicaraan dengan
Giuseppe Rossi mengenai kepindahannya. Hal yang langsung dibantah oleh
pihak Villarreal yang menegaskan Rossi tak akan dijual.

"Kami
tengah berada dalam tahap negosiasi dengan Barcelona dan dia akan
sangat senang untuk pindah," ujar agen Rossi, Federico Pastorello soal
kepindahan kliennya ke Barca musim depan dengan banderol sekitar 25-30
juta euro.

Nama Rossi memang kerap dikaitkan dengan klub-klub
besar Eropa di mana ia sering diberitakan akan kembali ke Italia.
Adalah Inter Milan dan Juventus yang diberitakan berminat
padanya.

Kini Villarreal langsung bereaksi atas kabar tersebut.
Tak ingin isu semakin melebar, 'Kapal Selam Kuning' mengatakan jika
ada tak niatan dari klub untuk melepas striker 24 tahun
itu.

Bagi klub asuhan Juan Carlos Garrido, Rossi adalah pemain
kunci mereka. Musim lalu Rossi tampil tajam dengan 32 gol dari 56
penampilannya.

"Rossi adalah pemain Villarreal dan kami tak
ingin menjualnya," tutur wakil presiden klub, Fernando Roig
Nogueroles, kepada El Periodico yang dilansir Sky
Sports.

"Tidak ada masalah antara kami dan pemain. Hingga saat
ini, Villarreal belum menerima penawaran secara formal,"
sambungnya.

"Sekarang tergantung kami untuk menerima tawaran
itu jika segala yang ada menjadi sangat penting," simpul pria yang
adalah anak presiden klub Fernando Roig Alfonso.
(dtc/ mrp)

Source:Kompas.com